Jumat, 06 November 2015


Assalammualaikum wr. wb.

Salam sejahtera untuk kita semua...

Pada lembar kali ini mari kita ulik atau kita kaji bersama tentang beberapa point yang penting di dalam Sistem Informasi Akuntansi, ada pun 3 (tiga) pertanyaan pokok yang kita akan bahas sekaligus pada laman ini yakni :
1. Apa itu Sistem Informasi Akuntansi ?
2. Apa hubungan SIA dengan Akuntansi?
3. Apa output dari SIA?

Proses dalam SIA menggunakan sistem pemrosesan transaksi untuk mencatat berbagai operasi transaksi yang terjadi, yang mempengaruhi status finansial organisasi. Sistem ini mengenai operasional sistem akuntansi, dan menangani laporan historis dari semua transaksi yang terjadi dalam jumlah besar. Selain itu, sistem ini membuat berbagai laporan seperti laporan keseimbangan keuangan dan rekening masukan yang semuanya memberikan gambaran finansial dari organisasi.



Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna. Salah satu kerangka kerja sistem informasi ialah sistem informasi akuntansi



Menurut Bodnar dan Hopwood (2006), yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf menyatakan bahwa, "Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya ke dalam informasi, informasi tersebut dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan."

Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, "
Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data."

Menurut Nugroho Wdjajanto (2001) menyatakan bahwa : "Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen."

Menurut La Midjan dan Azhar Susanto (2001) menyatakan bahwa: "Sistem informasi akuntansimerupakan suatu sistem pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen yang berstruktur pula."

Sedangkan menurut Romney &  Steinbart (2000) 
Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi.

Berdasarkan definisi para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu kombinasi dari berbagai sumber daya yang dirancang untuk memproses data akuntansi dan keuangan yang ada dan mengubahnya menjadi informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.


Sebagai sebuah sistem informasi, 
SIA  menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Dimana akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi.

Fungsi penting yang dibentuk 
SIA pada sebuah organisasi antara lain :
·                     Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
·                     Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
·                     Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.


·                    Sistem Pengeluaran (expenditure system)
Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.

·                     Sistem Pendapatan (revenue system)
Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari mereka.

·                     Sistem Produksi (production systeme)
Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk suatu sumber ekonomi.

·                     Sistem Manajemen Sumber Daya (resources management system)
Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).

·                     Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan (general ledger and financial accounting)



Menurut Mulyadi (2001, pp19-20), sistem informasi memiliki empat tujuan umum dalam penyusunannya, yaitu :1.                  Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru. ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian maupun struktur informasinya.

2.            Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah.

3.            Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (realibility) informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggung jawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.

4.            Untuk mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi.


Menurut Hall (2001, p18), mengatakan pada dasarnya t
ujuan disusunnya sistem informasi akuntasi adalah :
·                     Untuk mendukung fungsi kepengurusan (stewardship) manajemen.
Kepengurusan merujuk ke tanggung jawab manajemen untuk mengatur sumber daya perusahaan secara benar. Sistem informasi menyediakan informasi tentang kegunaan sumber daya ke pemakai eksternal melalui laporan keuangan tradisional dan laporan-laporan yang diminta lainnya. Secara internal, pihak manajemen menerima informasi kepengurusan dari berbagai laporan pertanggungjawaban.
·                     Untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen. Sistem informasi memberikan para manajer informasi yang mereka perlukan untuk melakukan tanggung jawab pengambilan keputusan.
·                     Untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan hari demi hari. Sistem informasi menyediakan informasi bagi personel operasi untuk membantu mereka melakukan tugas mereka setiap hari dengan efisien dan efektif. adalah untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan dalam meningkatkan efesiensi dan efektifitas kegiatan operasional perusahaan, khususnya dalam proses arus informasi akuntansi.

Output Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi akuntansi adalah satu sistem yang berperan untuk memproses data bisnis dan data akuntansi menjadi informasi yang berguna baik bagi pihak internal maupun bagi pihak eksternal. Banyak mahasiswa akuntansi yang menganggap bahwa output sistem informasi akuntansi laporan keuangan (neraca, laba rugi, laporan arus kas dan laporan perubahan modal). Pendapat ini benar, tetapi tidak seutuhnya benar. Laporan keuangan hanyalah salah satu dari output sistem informasi akuntansi. Selain laporan keuangan, sistem informasi akuntansi dapat menghasilkan beragam informasi untuk pengambilan keputusan internal, seperti laporan penjualan per jenis produk, laporan penjualan terlaris, laporan piutang konsumen yang jatuh tempo, laporan utang ke pemasok yang jatuuh tempo, laporan produk yang habis dan harus dipesan ke pemasok, laporan persediaan dengan perputaran persediaan yang paling tinggi, laporan karyawan pabrik yang paling produktif, laporan pajak penghasilan pasal 21 yang dipotong dari karyawan pada setiap bulan, dan lain sebagainya. Laporan ini dapat disajikan sebagai tabel ataupun sebagai grafik.


Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar