Assalammualaikum wr. wb.
Pada lembar kali ini mari kita ulik atau kita kaji bersama tentang beberapa point yang penting di dalam Sistem Informasi Akuntansi, ada pun 3 (tiga) pertanyaan pokok yang kita akan bahas sekaligus pada laman ini yakni :
Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna. Salah satu kerangka kerja sistem informasi ialah sistem informasi akuntansi
Menurut Bodnar dan Hopwood (2006), yang diterjemahkan oleh Amir
Abadi Yusuf menyatakan bahwa, "Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan
sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data
keuangan dan data lainnya ke dalam informasi, informasi tersebut
dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan."
Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, " Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data."
Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, " Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data."
Menurut Nugroho Wdjajanto (2001) menyatakan bahwa : "Sistem informasi akuntansi adalah susunan
formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat
komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat
yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang
dibutuhkan manajemen."
Menurut La Midjan dan Azhar Susanto (2001) menyatakan bahwa:
"Sistem informasi akuntansimerupakan suatu sistem
pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan
metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang
terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi
akuntansi manajemen yang berstruktur pula."
Sedangkan menurut Romney & Steinbart (2000) Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi.
Berdasarkan definisi para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu kombinasi dari berbagai sumber
daya yang dirancang untuk memproses data akuntansi dan keuangan yang ada dan
mengubahnya menjadi informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan
keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
Sebagai sebuah sistem informasi, SIA menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Dimana akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi.
Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
·
Mengumpulkan dan
menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
·
Memproses data menjadi
informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
·
Melakukan kontrol
secara tepat terhadap aset organisasi.
· Sistem Pengeluaran
(expenditure system)
Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan
sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang
ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.
·
Sistem Pendapatan
(revenue system)
Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan
oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari mereka.
·
Sistem Produksi
(production systeme)
Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk
suatu sumber ekonomi.
·
Sistem Manajemen
Sumber Daya (resources management system)
Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan
pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).
·
Sistem Buku Besar dan
Laporan Keuangan (general ledger and financial accounting)
Menurut Mulyadi (2001,
pp19-20), sistem informasi memiliki empat tujuan umum dalam penyusunannya,
yaitu :1.
Untuk menyediakan
informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru. ada, baik mengenai mutu,
ketepatan penyajian maupun struktur informasinya.
2.
Untuk memperbaiki
informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah.
3.
Untuk memperbaiki
pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat
keandalan (realibility) informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan
lengkap mengenai pertanggung jawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
4.
Untuk mengurangi biaya
klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi.
Menurut Hall (2001, p18), mengatakan pada dasarnya tujuan disusunnya sistem informasi akuntasi adalah :
· Untuk mendukung fungsi kepengurusan (stewardship) manajemen.
Kepengurusan merujuk ke tanggung jawab manajemen untuk mengatur
sumber daya perusahaan secara benar. Sistem informasi menyediakan informasi
tentang kegunaan sumber daya ke pemakai eksternal melalui laporan keuangan
tradisional dan laporan-laporan yang diminta lainnya. Secara internal, pihak
manajemen menerima informasi kepengurusan dari berbagai laporan
pertanggungjawaban.
·
Untuk mendukung
pengambilan keputusan manajemen. Sistem informasi memberikan para manajer
informasi yang mereka perlukan untuk melakukan tanggung jawab pengambilan
keputusan.
·
Untuk mendukung
kegiatan operasi perusahaan hari demi hari. Sistem informasi menyediakan
informasi bagi personel operasi untuk membantu mereka melakukan tugas mereka
setiap hari dengan efisien dan efektif. adalah untuk mendukung kegiatan operasi
perusahaan dalam meningkatkan efesiensi dan efektifitas kegiatan operasional
perusahaan, khususnya dalam proses arus informasi akuntansi.
Sistem informasi akuntansi adalah satu
sistem yang berperan untuk memproses data bisnis dan data akuntansi menjadi
informasi yang berguna baik bagi pihak internal maupun bagi pihak eksternal.
Banyak mahasiswa akuntansi yang menganggap bahwa output sistem informasi
akuntansi laporan keuangan (neraca, laba rugi, laporan arus kas dan laporan
perubahan modal). Pendapat ini benar, tetapi tidak seutuhnya benar. Laporan
keuangan hanyalah salah satu dari output sistem informasi akuntansi. Selain
laporan keuangan, sistem informasi akuntansi dapat menghasilkan beragam
informasi untuk pengambilan keputusan internal, seperti laporan penjualan per
jenis produk, laporan penjualan terlaris, laporan piutang konsumen yang jatuh
tempo, laporan utang ke pemasok yang jatuuh tempo, laporan produk yang habis
dan harus dipesan ke pemasok, laporan persediaan dengan perputaran persediaan
yang paling tinggi, laporan karyawan pabrik yang paling produktif, laporan
pajak penghasilan pasal 21 yang dipotong dari karyawan pada setiap bulan, dan
lain sebagainya. Laporan ini dapat disajikan sebagai tabel ataupun sebagai
grafik.
Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar